3 KELEBIHAN SISTEM AKUAPONIK DIBANDING HIDROPONIK

Sistem akuaponik adalah suatu inovasi bercocok tanam dengan menggunakan kotoran ikan yang dibudidayakan sebagai sumber nutrisi bagi tanaman yang dibudidayakan pada lahan dan di tempat yang sama. Dengan kata lain, akuaponik menggunakan air sebagai media pelarut nutrisi sama seperti hidroponik.

Akan tetapi, nutrisi yang diperoleh tanaman tidak berasal dari nutrisi yang sengaja ditambahkan seperti pupuk pada hidroponik, melainkan berasal dari sisa makanan atau kotoran ikan yang dibudidayakan pada kolam penampung air. Berikut ini 3 alasan mengapa sistem akuaponik lebih baik dibandingkan dengan hidroponik.

1.Nutrisi tanaman tetap terjaga secara otomatis

Kelebihan sistem akuaponik yang pertama ialah nutrisi tanaman tetap terjaga secara otomatis. Akuaponik adalah suatu sistem dengan nutrisi yang tersirkulasi dengan sendirinya dan tidak seperti hidroponik di mana nutrisi harus ditambahkan sendiri oleh petani pada air yang digunakan pada sistem tersebut.

Anda hanya perlu memerhatikan pertumbuhan tanaman dan perangkat yang dibutuhkan tanpa harus memerhatikan kadar nutrisi yang diperlukan oleh tanaman.

2.Menghasilkan panen ganda

Sistem akuaponik tidak hanya menghasilkan tanaman sayur, tapi juga sumber protein yang tidak dihasilkan oleh sistem tanam hidroponik. Sistem akuaponik dikatakan sebagai suatu sistem mutualisme antara tanaman dan ikan karena ikan mendapatkan air bersih yang telah terfilter oleh tanaman. Sementara, tanaman mendapatkan nutrisi yang dihasilkan oleh ikan

3.Perangkat yang dibutuhkan lebih sederhana

Sistem akuaponik membutuhkan lebih sedikit perangkat dan bahan dibandingkan dengan sistem hidroponik. Dalam hal ini, termasuk peralatan, pupuk, dan pengorganisasian perangkat yang dibutuhkan dalam berkebun. Biaya yang dibutuhkan dalam membangun sistem akuaponik lebih hemat dibandingkan sistem hidroponik pada umumnya. Namun, tentunya jika dibandingkan dengan model dan metode yang sama.

Aquaponic is an innovation in farming by using fish manure that is cultivated as a source of nutrition for plants that is cultivated on the same land and place. In other words, aquaponics uses water as a nutrient solvent media just like hydroponics.

However, the nutrients obtained do not come from nutrients that are intentionally added such as fertilizer to hydroponics, but rather from fish food scraps that are cultivated in water-holding ponds. Here are 3 reasons why aquaponic systems are better than hydroponics:

1. Plant nutrition maintained automatically

The advantage of aquaponic system is that plant nutrients are maintained automatically. Aquaponics is a system with nutrients that circulate on their own and unlike hydroponics where nutrients must be added by the farmers themselves to the water.

The things to notice are the growth of plants and devices needed, no need to check the nutrients levels needed by plants.

2.Produce double harvest

Aquaponic systems not only produce vegetable plants, but also the protein that are not produced by the hydroponic growing system. Aquaponic system is a mutualism system between plants and fish because fish get clean water that has been filtered by plants. Meanwhile, plants get the nutrients produced by fish.

3.The device needed is simpler

Aquaponic systems require fewer devices and materials than hydroponic systems. In this case, including equipment, fertilizers, and organizing the tools needed in gardening. The cost required to build an aquaponics system is more economical than a typical hydroponic system. However, of course when compared with the same model and method.

5 TAHAP BUDIDAYA IKAN SECARA AQUAPONIK

Gerakan urban farming menjadi salah satu solusi mencegah terjadinya kelangkaan pangan di masa depan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi aquaponik.

Teknologi aquaponik merupakan teknologi pertanian yang memadukan budidaya tanaman dengan hidroponik beserta budidaya perikanan aquakultural dalam satu sistem yang sama, namun menghasilkan dua produk sekaligus yakni tanaman dan ikan.

Teknologi ini semakin direkomendasikan melihat potensinya dalam mendorong produk pertanian organik yang tentunya jauh lebih sehat dan ramah lingkungan.

5 STEP OF AQUAPONIC FISH CULTIVATION

The urban farming movement is one solution to avoid food scarcity in the future, by utilizing aquaponics technology.

Aquaponics technology is an agricultural technology that combines aquaculture with hydroponics together with aquaculture in the same system, but produces two products at once, namely plants and fish.

This technology recommends by seeing the potential in organic agricultural products that are recommended for better and environmental friendly.

Bibit Ikan untuk Budidaya Aquaponik

Bibit ikan merupakan hal dasar yang perlu kamu pertimbangkan dalam budidaya dengan teknologi aquaponik. Tidak semua ikan dapat digunakan dalam budidaya aquaponik sehingga kamu harus memperhatikan kebutuhan ikan seperti: syarat suhu untuk ikan, laju pertumbuhan ikan, sifat adaptasi ikan serta kemudahan budidaya ikan. Beberapa jenis ikan yang umum dijumpai dalam teknologi budidaya aquaponik yaitu: ikan lele, ikan nila, ikan gurame, ikan mas, ikan koi, patin, dan ikan salmon. Upayakan bibit ikan yang digunakan memiliki ukuran yang seragam sehingga memudahkan dalam pemanenan dan pemberian pakan.

Fish Seeds for Cultivation Aquaponic

Fish seeds are the basic things you need to consider in aquaponics cultivation. Not all kinds of fish can be used in aquaponic cultivation, the things to notice are: the temperature for fish, fish growth rate, fish adaptation properties and ease of fish farming. Some types of fish that are commonly found in aquaponic cultivation technology are: catfish, tilapia, carp, carp, koi, catfish, and salmon. Strive the fish seeds are used have same size so it can facilitate the harvesting and feeding.

Media Budidaya Ikan

Media budidaya ikan dapat divariasikan tergantung kepentingan dan tujuan budidaya ikan. Media yang dapat digunakan sebagai tempat budidaya yakni kolam beton, kolam terpal maupun kolam tanah. Umumnya budidaya ikan dengan aquaponik memanfaatkan terpal sebagai media dasar dengan pertimbangan lebih hemat dan fleksibel dalam memanfaatkan lahan yang tersedia. Ukuran kolam disesuaikan dengan kebutuhan yang tersedia, hal ini juga akan mempengaruhi kepadatan ikan yang akan dibudidaya nantinya. Apabila ikan yang dibudidayakan terlalu banyak maka akan meningkatkan stress karena kekurangan oksigen, sedangkan bila ikan yang dibudidayakan sedikit akan mempengaruhi suplay nutrisi yang diberikan pada tanaman budidaya.

Media of Fish Cultivation

Media of fish cultivation can be varied depending on the interests and fish farming. Media that can be used as a place of cultivation are concrete ponds, tarpaulin ponds or ground pools. In aquaponic usually using tarpaulins as a media with the consideration of economical and flexible by utilizing of land. The size of the pond is adjusted to the needs, this also affect the density of fish. If there are many fish in the pond, it will increase stress due to lack of oxygen, whereas if there is little number of fish, it will increase nutrients supply given to aquaculture plants.

Kebutuhan Pakan dan Oksigen pada Ikan

Pakan merupakan sumber makanan untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan, sedangkan oksigen dibutuhkan dalam proses pernapasan. Pemberian pakan pada ikan perlu diperhatikan karena bila terlalu berlebihan akan terbuang percuma serta dapat menjadi racun bagi perkembangan ikan sehingga Anda harus mengeluarkannya dari dalam kolam. Berikan pakan ikan dengan jumlah yang sesuai sehingga waktu pemberian ikan dapat menjadi standar pertimbangan yakni berikan pakan pada saat pagi dan sore hari. Gunakan pakan yang berkualitas untuk ikan, Anda dapat meramunya sendiri atau bahan pakan pabrikan. Selain itu, mungkin Anda akan membutuhkan bantuan pompa air untuk meningkatkan kebutuhan oksigen bila jumlah ikan yang Anda budidayakan cukup banyak. Hal ini, untuk mengurangi stress pada ikan yang Anda budidayakan.

The Needs of Fish Feeds and Oxygen

Fish Feed is a food for fish growth and development, while oxygen is needed in the respiratory process. Feeding fish should be considered because if it too much it will be wasted and not good for the development of fish so you have to remove it from the pond. Give fish feed in accordance amount and on time, the standard of feeding are in the morning and evening. Use good quality of fish feeds, you can mix it yourself or using manufacturer’s feed ingredients. In addition, maybe you will need an air pump to increase the oxygen if the amount of fish that you are cultivating enough. This will reduce stress on the fish that you are raising.

Kualitas Air dan Kesehatan Ikan

Kualitas air merupakan faktor penting dalam budidaya ikan, sehingga Anda harus lebih sering melakukannya. Disarankan untuk tidak menggunakan pupuk sintetik baik urea maupun dengan AB-MIX untuk tanaman hidroponik, karena dapat menyebabkan kandungan nitrat yang tinggi sehingga menyebabkan kematian pada ikan Anda. Pupuk kandang dapat menjadi solusi awal bilamana kotoran ikan belum cukup mampu memenuhi suplay kebutuhan nutrisi tanaman. Selain itu, kandungan amoniak yang terlalu tinggi akibat pakan yang biasanya tidak terserap sempurna perlu untuk selalu Anda awasi karena akan menyebabkan stress pada ikan. Pada saat air akan dialirkan kembali ke dalam kolam, Anda dapat melakukan penyaringan sehingga mendapatkan jenis air yang lebih bersih netral dengan batuan zeolite, sabut kelapa, arang, atau sekalian menggantinya beberapa bulan sekali. Semua hal tersebut telah menjadi acuan untuk menjaga kesehatan ikan Anda tetap sehat untuk dikonsumsi.

The Water Quality and Fish Health

The quality of water is an important factor in fish farming. Synthetic fertilizers or urea and AB-MIX for hydroponic plants are not recommend, because it can cause death in your fish. Fertilizer can be an initial solution if fish manure not enough to meet the nutritional needs of plants. In addition, the high ammonia content will not completely absorbed, you need to monitor because it will cause stress on the fish. When the water flowed back into the pool, you can use filtering so you get a cleaner type of water with zeolite, coconut fiber, charcoal, and replace it a few months. This is for your fish’s health and the fish will be healthy for consumption.

Siklus Hidroponik

Siklus Nitrogen untuk berkoloni sekitar 3-4 minggu pada media filter atau media tanam untuk mengubah Nitrit dan Amonia dari limbah ikan di tangki aquaponik menjadi bentuk nitrogen alami yaknik nitrat (NO3) untuk kebutuhan pertumbuhan tanaman. Pada tahap awal memulai aquaponik, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan dasar untuk memastikan suhu, aerasi, sirkulasi air, pengumpanan ikan dan kadar air. Oleh karena itu, mungkin Anda perlu melakukan beberapa tes kualitas air dasar yang dapat dilakukan setiap orang dengan menggunakan alat pengujian.

Hydroponic Cycle

The Nitrogen cycle is colonize around 3-4 weeks on filter media or growing media to convert Nitrite and Ammonia from fish waste in aquaponic tanks to the form of natural nitrogen called nitrate (NO3) for plant growth needs. In the initial stages of starting aquaponics, it is very important to carry out basic checks to ensure temperature, aeration, air circulation, fish feeding and air content. Therefore, you might need to do some air quality tests that everyone can do using a testing tool.

Total Page Visits: 862 - Today Page Visits: 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *