VISI

Meningkatkan Daya Saing Industri Melalui Inovasi, Digitalisasi dan Penerapan Teknologi Ramah Lingkungan

MISI

Membangun Kemitraan untuk Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Industri

Selama periode tahun 2004 – 2014,  Indonesia masih mampu perekonomiannya tumbuh rata – rata sebesar 5,7 persen pertahun, walaupun terjadi krisis keuangan dan resesi global pada tahun 2008. Dengan pertumbuhan perekonomian sebesar itu menjadikan Indonesia urutan 16 terbesar didunia pada tahun 2011.

Pendapatan per kapita Indonesia hingga tahun 2015 berada pada posisi US$3.412 (IMF), jika setiap tahunnya pertumbuhan ekonomi tetap di angka 5 persen, maka pendapatan per kapita di Indonesia tahun 2030 mungkin hanya bisa mencapai US$7.247. Pendapatan per kapitanya masih di kisaran US$ 5.000-15.000 dan Indonesia akan terperangkap sebagai negara middle income.

Perangkap middle income adalah suatu keadaan ketika suatu negara berhasil mencapai tingkat pendapatan menengah, namun industrinya tidak kompetitif sehingga produknya tidak bisa di ekspor sementara itu biaya produksi terus meningkat disebabkan oleh gaji pekerja yang tinggi. Untuk keluar dari perangkap ini hanya mungkin bila industri tumbuh pesat dan dikembangan secara masif serta didukung dengan inovasi dan teknologi.

Selain pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan industri, masalah lingkungan juga sangat penting untuk diperhatikan, karena pencemaran industri akan merusak lingkungan dan membutuhkan biaya yang besar untuk memperbaiki lingkungan tersebut.

Untuk mendukung Indonesia keluar dari middle income trap dan menjaga lingkungan tetap lestari maka pada akhir tahun 2018 PT. Maiki Akur Surya Lestari (PT. MASL) didirikan dengan tujuan :

Meningkatkan Daya Saing

  • Untuk meningkatkan daya saing PT. MASL akan bekerja sama dengan perusahaan/ industri untuk mampu bertahan dan menjadi pemimpin pasar melalui :
    • Pemanfaatan skala ekonomi & optimasi kapasitas utilitas
    • Investasi dalam teknologi yang terbaik dan ramah lingkungan
    • Sharing biaya dan pengetahuan dalam internal organisasi
    • Dampak kurva pembelajaran dan pengalaman (learning and experience curve)
    • Akses yang baik terhadap bahan baku atau saluran distribusi

Meningkatkan Nilai Tambah

  • Untuk meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkan, PT. MASL akan membantu dalam hal :
    • Pengembangan teknologi baru yang ramah lingkungan
    • Penemuan pengetahuan baru
    • Perbaikan produk (barang dan jasa) yang sudah ada
    • Penemuan cara-cara yang berbeda untuk menghasilkan barang dan jasa yang lebih banyak dengan sumber daya yang lebih sedikit dan limbah industri yang terkendali

Sustainability

  • Melalui perbaikan efisiensi dan pengembangan produk diharapkan industri dapat terus bersaing melalui kemitraan dengan pemasok bahan baku maupun akses pemasaran. PT. MASL akan selalu membantu melalui :
    • Digitalisasi industri
    • Promosi dan bisnis matching
Total Page Visits: 536 - Today Page Visits: 1