HAEMATOCOCCUS PLUVIALIS

Haematococcus Pluvialis

Haematococcus pluvialis adalah spesies ganggang hijau yang termasuk ke dalam filum Chlorophyta. Haematococcus pluvialis memiliki persebaran yang luas, terutama pada kawasan yang memiliki empat musim. Spesies ini dikenal karena kemampuannya dalam memproduksi astaxanthin. Dalam keadaan lingkungan yang optimal untuk pertumbuhannya, organisme ini bewarna hijau dan berenang bebas di perairan tawar. Haematococcus akan memproduksi astaxanthin dalam cekaman stres pada kondisi lingkungan yang minim akan nutrisi, kadar garam tinggi, paparan sinar yang cukup tinggi, dan kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan lainnya, mereka akan membentuk spora dan dengan cepat akan mengakumulasi astaxanthin pada selnya, sebagai bentuk perlindungan dari kondisi yang tidak menguntungkan. 

Haematococcus Pluvialis is a species of green algae that belongs to the Chlorophyta phylum. Haematococcus Pluvialis has a broad distribution, especially the place that has four seasons. This species is known for its ability to produce astaxanthin. In an optimal environmental environment for its growth, Haematococcus is green and swim freely in fresh waters. Haematococcus will produce astaxanthin in stress conditions with minimal nutrition, high salinity, high exposure to light, and other unfavorable environmental conditions, they will produce spores and will quickly acquire astaxanthin in their cells, as the protection for the unfavorable conditions.

Astaxanthin merupakan karotenoid, yang dapat ditemukan di perairan air tawar, dan konsentrasi terbesar dapat ditemukan di Haematococcus pluvialis yaitu sebesar 10.000-40.000 mg/kg. Astaxanthin merupakan salah satu karoten yang bernilai tinggi, banyak digunakan di bidang farmasi, nutrisi, pertanian dan pemenuhan nutrisi untuk hewan.

Astaxanthin is a carotenoid, which can be found in the fresh air, and the greatest concentration found in Haematococcus Pluvialis which is 10,000-40,000 mg/kg. Astaxanthin is one of the high-value carotenes, widely used in the fields of pharmacy, nutrition, agriculture, and animal fulfillment of nutrition.

Hematococcus Pluvialis sebagai sumber potensial Astaxanthin cukup mudah untuk di budidayakan. Ganggangg ini dapat tumbuh dengan cepat pada media dengan komposisi nutrien yang sederhana. Akan tetapi hal ini dapat meningkatkan resiko kontaminan. Karena adanya pertumbuhan mikroalga lainnya dan juga protozoa, yang dapat mengganggu produksi. Astaxanthin yang terdapat pada Hematococcus pluvialis dapat diperoleh melalui dua teknik budidaya, yaitu sistem tertutup dan sistem terbuka. Sistem tertutup menggunakan Teknik fotobioreaktor, sedangkan untuk sistem terbuka menggunakan kolam budidaya.

Hematococcus Pluvialis as a potential source of Astaxanthin is quite easy to cultivate. These algae can grow quickly in the simple nutrient composition media. However, this can increase the risk of contaminants. Because of the growth of other microalgae and protozoa, which can interfere the production. Astaxanthin provided by Hematococcus pluvialis can be obtained through two cultivation techniques, namely closed systems and open systems. The closed system uses a photobioreactor technique, while for open systems using a cultivation pond.

 

OR MORE INFO ABOUT HAEMATOCOCCUS PLUVIALIS

PLEASE contacts us at: https://masl.co.id/contacts-us/

Total Page Visits: 392 - Today Page Visits: 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *